Prototype Sistem Monitoring Tanaman Holtikultura Menggunakan Sensor Suhu MQ-137 Melalui ThingsBoard
DOI:
https://doi.org/10.30736/jt.v18i2.1748Keywords:
Internet of Things, Tanaman Hortikultura, Monitoring Lingkungan, MQ-137, ThingsBoardAbstract
Tanaman hortikultura membutuhkan kondisi lingkungan yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan secara optimal. Suhu, kelembaban udara, kelembaban tanah, dan gangguan lingkungan merupakan beberapa parameter yang perlu diperhatikan selama proses budidaya. Pemantauan secara konvensional membutuhkan pengamatan secara langsung dan belum mampu menyediakan informasi kondisi tanaman secara terus-menerus dan real-time. Penelitian ini mengembangkan prototype sistem monitoring tanaman hortikultura berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor DHT22, soil moisture, PIR, dan MQ-137. Sensor DHT22 digunakan untuk memantau suhu dan kelembaban udara, sensor soil moisture digunakan untuk memantau kelembaban tanah, sensor PIR digunakan untuk mendeteksi objek bergerak di sekitar tanaman, sedangkan sensor MQ-137 digunakan untuk mendeteksi gas amonia (NH₃). Data hasil pembacaan sensor diproses oleh ESP32 dan dikirim melalui jaringan Wi-Fi menuju platform ThingsBoard untuk ditampilkan secara real-time. Sistem juga mengendalikan kipas, lampu, pompa air, pompa pestisida, dan sprayer pupuk berdasarkan kondisi dan threshold yang telah ditentukan. Pengujian dilakukan dengan mengamati pembacaan sensor, response aktuator, dan pengiriman data menuju ThingsBoard. Kontribusi utama penelitian ini adalah integrasi sensor MQ-137 dengan monitoring suhu, kelembaban udara, kelembaban tanah, dan objek bergerak dalam satu prototype monitoring dan kontrol berbasis IoT. Nilai keberhasilan akhir sistem ditentukan berdasarkan jumlah pengujian berhasil dan tidak berhasil dari data pengujian asli
Downloads
References
Adhwa Alifia Putri, Syifaul Fuada, & Endah Setyowati. (2023). Sistem Pendeteksi Gas Amonia Menggunakan MQ-137 Pada Air Berbasis Internet of Things Dengan Aplikasi Blynk di Android. Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika, 22(2), 285–304. https://doi.org/10.31358/techne.v22i2.390
Apriyani, M. E., Ismail, A., & Andini, A. W. (2025). Sistem monitoring budidaya melon melalui greenhouse berbasis Internet of Things. Jurnal Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 12(1), 187–194.
Budiani, R. E., Irawan, J. D., & Rudhistiar, D. (2024). Sistem Monitoring Dan Penyiraman Otomatis Pada Tanaman Cabai Berbasis Internet of Things (Iot). JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 8(2), 1331–1338.
Budiawan, A., Suryono, R. R., & Darwis, D. (2025). Implementasi Sensor Gas Amonia Berbasis Internet of Things pada Peternakan Ayam Potong dengan Sistem Monitoring dan Pengendalian Kualitas Udara Otomatis: Implementation of Internet of Things-Based Ammonia Gas Sensors on Broiler Chicken Farms with an Automatic Air Quality Monitoring and Control System. MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science, 5(1), 343–349.
Djamen, A., & Kamasi, N. V. V. (2025). Pengembangan Smart Farming Berbasis IoT untuk Meningkatkan Optimalisasi Irigasi Pertanian dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional. Edutik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 5(6), 2234–2249.
Eriyaldi, E., & Wildian, W. (2017). Rancang Bangun Sistem Telemetri Pengukur Konsentrasi Gas Amonia Menggunakan Sensor MQ-137 dan Transceiver nRF24L01+. Jurnal Fisika Unand, 6(3), 247–254.
Go, A. J. G., & Wajiansyah, A. (2026). Smart Agriculture: Pemanfaatan Sensor DHT11 Berbasis Internet of Things (IoT) untuk pemantauan suhu dan kelembapan udara. Jurnal Informatika Dan Teknik Elektro Terapan, 14(1).
Imran, F. R., Rahana, G., Mahda, F. H., & Laila, D. A. (2024). Sistem Monitoring dan Pengendalian Suhu Otomatis Berbasis Internet of Things Untuk Greenhouse Dengan Algoritma Fuzzy Logic. 7783, 71–81.
Mansoor, S., Iqbal, S., Popescu, S. M., Kim, S. L., Chung, Y. S., & Baek, J.-H. (2025). Integration of smart sensors and IOT in precision agriculture: trends, challenges and future prospectives. Frontiers in Plant Science, 16, 1587869.
Manurung, F. S., Nurchayati, Y., & Setiari, D. N. (2020). Pengaruh pupuk daun Gandasil D terhadap pertumbuhan, kandungan klorofil dan karotenoid tanaman bayam merah (Alternanthera amoena Voss.) The effect of Gandasil D foliar fertilizer on growth, chlorophylls, and carotenoid content of the red spinach (Alternan. Jurnal Biologi Tropika, Mei, 3(1), 24–32.
Munawar, S. (2024). Pengaruh Ekstra Daun Pepaya Sebagai Peptisida Alami Untuk Hama Perusak Tanaman Pada Tanaman Bayam Merah (Amaratus Tricolor). JBES: Journal of Biology Education and Science, 4(1), 46–53.
Ndjuluwa, L. N. P., Adebisi, J. A., & Dayoub, M. (2023). Internet of things for crop farming: A review of technologies and applications. Commodities, 2(4), 367–381.
Oktaviani, V., Maruddani, B., & Alfayidh, M. R. (2025). Design and Construction of a Long Range (LoRa) Based Rat Pest Monitoring Information System Model on Agricultural Land: Rancang Bangun Model Sistem Informasi Monitoring Hama Tikus Pada Lahan Pertanian Berbasis Long Range (LoRa). JOINCS (Journal of Informatics, Network, and Computer Science), 8(2), 136–141.
Pratama, H. A., Pradana, A. I., & Indah, R. P. (2025). Pengembangan sistem penyiraman otomatis tanaman bayam berbasis Internet of Things. Jurnal Informatika Teknologi Dan Sains (Jinteks), 7(3), 1624–1631.
Purnama, R. (2026). Penerapan Teknologi Internet of Things (IoT) untuk Monitoring Kelembapan dan Nutrisi Tanah pada Pertanian Organik. Jurnal Pertanian Dan Teknologi Pangan, 1(1), 16–24.
Putri, A. A., Fuada, S., & Setyowati, E. (2023). Sistem Pendeteksi Gas Amonia Menggunakan MQ-137 Pada Air Berbasis Internet of Things Dengan Aplikasi Blynk di Android. Techné: Jurnal Ilmiah Elektroteknika, 22(2), 285–304.
Romadan, D. P., Arinal, V., Sarimole, F. M., & Tundo, T. (2024). Prototipe Sistem Monitoring Kelembapan Tanah pada Tanaman Cabai Berbasis Internet of Things dengan Metode Fuzzy Logic Menggunakan NodeMCU Esp8266, Blynk dan Thingspeak. MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science, 5(1), 130–140. https://doi.org/10.57152/malcom.v5i1.1600
Saputra, A. B., Putra, L. P. Y., & Saifullah, M. (2025). Sistem Irigasi Otomatis Berbasis IoT Menggunakan Sensor Kelembapan Tanah untuk Budidaya Tomat. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi Dan Bisnis, 907–918.
Simamarta, A. D., Nisa, V. K., Maulana, R., Parawansa, N., Khairunnisa, I., & Budiawati, Y. (2025). Kajian Literatur: Penerapan Internet of Things (IoT) untuk Optimasi Manajemen Kesehatan Tanah. Hidroponik: Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman, 2(2), 91–107.
Sujatmika, A. R., Laili, N. Q. Al, & Winarti, W. (2025). Prototype Sistem Monitoring Tanaman Bayam Menggunakan Sensor Suhu Melalui Aplikasi Blynk Berbasis Iot. Jurnal Sistem Informasi Dan Bisnis Cerdas, 18(1), 1–11. https://doi.org/10.33005/sibc.v18i1.326
Yonatan, Y. K., Mukti, A. T., & Firmansyah, R. N. (2025). Analisa Penerapan Sensor Suhu Menggunakan Arduino Uno di dalam Sistem Pertanian GreenHouse: Sensor DHT22. Journal of Engineering Environtmental Energy and Science, 4(1), 39–46.
Zagoto, A. (2022). Pengunaan pupuk kandang terhadap pertumbuhan tanaman bayam. Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 51–62.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 arif Sujatmika, Muhammad Gugus Azhari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Teknika dilisensikan di bawah Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Anda bebas untuk:
Â
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun
- Beradaptasi — me-remix, mengubah, dan membangun materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial. Lisensi ini dapat diterima untuk Karya Budaya Bebas.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti persyaratan lisensi.
- Atribusi — Anda harus memberikan kredit yang sesuai, memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara apa pun yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- ShareAlike — Jika Anda me-remix, mengubah, atau membangun materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama seperti aslinya.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan persyaratan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.
Â
Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Â
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini .
Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
 
Jutnal teknika oleh Universitas Islam Lamongan berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Berdasarkan karya di https://jurnalteknik.unisla.ac.id/index.php/teknika/index


