Pengaruh Abu Batu Sebagai Filler Terhadap Kinerja Aspal Beton Ac-Wc Pada Test Marshall

Budi Winarno, Ki Catur Budi, Sumargono Sumargono, Agata Iwan Candra, Saiful Muslimin, Sudjati Sudjati

Abstract


Perkembangan lalulintas yang terus meningkat menimbulkan tuntutan prasarana transportasi yang meningkat. Jalan adalah prasarana yang sangat penting dan dibutuhkan oleh masyarakat karena jalan berfungsi menghubungkan sumber produksi. Aspal merupakan bahan pengikat agregat pada konstruksi perkerasan jalan yang memegang peranan penting dalam menentukan kinerja perkerasan jalan. Perkerasan jalan raya secara garis besar menggunaan bahan yang masih terbilang umum. Penelitian ini menggunakan abu batu sebagai filler yang telah dihancurkan. Metode yang digunakan adalah eksperimen pada penambahan limbah benda uji beton dengan presentase normal, 30%, 50%, 70% dan 100%. Metode marshall yang menjadi dasar perhitungan nilai stabilitas dan flow Pada uji marshall menghasilkan pengujian karakteristik dari tabel tersebut mempunyai nilai rata-rata dari hasil penelitian campuran aspal beton menggunakan abu batu sebagai filler dengan 5 sampel pada metode marshall menunjukan hasil, bahwa semua hasil memenuhi persyaratan bina marga pada nilai VMA 18,22 %, nilai VIM 4,22. % , nilai VFB 75,04 %, nilai STABILITAS 4806 kg, nilai FLOW 3,24 mm, dan nilai Marshall Quotient (MQ) 14958,1 kg/mm.

Keywords


Marshall, laston, Filler Abu Batu

References


Amal, A. S. (2012). Pemanfaatan Getah Karet Pada Aspal AC 60/70 Terhadap Stabilitas Marshall Pada Asphalt Treated Base (Atb). Jurnal Media Teknik Sipil, 9(1). https://doi.org/10.22219/jmts.v9i1.1111

Anjarsari, D., & Sesa, E. (2018). Fabrikasi Genteng Polimer Berbahan Abu Batu Bara ( Fly Ash ) PLTU Mpanau , Aspal dan Polipropilen Fabrication Of Polymer Roof Using Fly Ash From the Coal Fired Steam Power Plant Of Mpanau , Asphalt and Polypropylene. 7(3), 334–340.

Atkins, H. N., Materials, H., Hall, P., Materials, H., & Hill, M. (2012). Sastra, Hadi.2009. Pengaruh Variasi Jumlah Tumbukan Pada Lapisan Aspal Buton Beragregat (LASBUTAH) dengan Modifikasi Campuran Dingin (COLD MIX) Dengan Modifier Pertamax Terhadap Karakteristik Maeshall. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang. 1971.

Cahyo, Y. (2020). The Effect of Stirring Time and Concrete Compaction on K-200 Concrete Press Strength. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1569/4/042033

Candra, A. I., Gardjito, E., Cahyo, Y., & Prasetyo, G. A. (n.d.). Pemanfaatan Limbah Puntung Rokok Filter Sebagai Bahan Campuran Beton Ringan Berpori. 1–8.

Candra, A. I., Wahyudiono, H., Anam, S., & Aprillia, D. (2020). KUAT TEKAN BETON Fc ’ 21 , 7 MPa MENGGUNAKAN WATER REDUCING AND HIGH RANGE ADMIXTURES. Jurnal CIVILA, 5(1), 330–340.

Fanani, A., Budi, S., Liem, F. N., Alokabel, K., & Toelle, F. (2017). Terhadap Nilai Stabilitas Pada Campuran Aspal Beton ( Hrs-Wc ) Terhadap Karakteristik Uji Marshall. 2(1), 54–63.

Fly, D. A. N., Untuk, A. S. H., Fly, D. A. N., & Untuk, A. S. H. (2017). Modifikasi Aspal Dengan Getah Pinus. 1(December 2015), 0–7.

Gul, W. A., & Guler, M. (2014). Rutting susceptibility of asphalt concrete with recycled concrete aggregate using revised Marshall procedure. Construction and Building Materials, 55, 341–349. https://doi.org/10.1016/j.conbuildmat.2014.01.043

Gunarto, A., & Cahyono, A. D. (1991). Penelitian Penggunaan Batu Gamping Sebagai. 24–34.

Gunarto, A., & Cahyono, A. D. (2018). PENELITIAN MENGGUNAKAN BATU GAMPING SEBAGAI AGREGAT KASAR DAN FILLER PADA ASPAL CAMPURAN. 2(1), 26–34.

Irfansyah, P. A., & Setyawan, A. (2017). Karakteristik Marshall Pada Campuran Aspal Beton Menggunakan Daspal Sebagai Bahan Pengikat. E-Jurnal Matriks Teknik Sipil, September, 947–958.

Karaşahin, M., & Terzi, S. (2007). Evaluation of marble waste dust in the mixture of asphaltic concrete. Construction and Building Materials, 21(3), 616–620. https://doi.org/10.1016/j.conbuildmat.2005.12.001

Koçkal, N. U., & Köfteci, S. (2016). Aggressive Environmental Effect on Polypropylene Fibre Reinforced Hot Mix Asphalt. Procedia Engineering, 161, 963–969. https://doi.org/10.1016/j.proeng.2016.08.834

Marshall, P. (2016). PEMANFAATAN LIMBAH BETON PADA CAMPURAN HOT ROLLED.

Masad, E., Muhunthan, B., Shashidhar, N., & Harman, T. (1999). Internal structure characterization of asphalt concrete using image analysis. Journal of Computing in Civil Engineering, 13(2), 88–95. https://doi.org/10.1061/(ASCE)0887-3801(1999)13:2(88)

Mohammadi, I., Khabbaz, H., & Vessalas, K. (2014). In-depth assessment of Crumb Rubber Concrete (CRC) prepared by water-soaking treatment method for rigid pavements. Construction and Building Materials, 71, 456–471. https://doi.org/10.1016/j.conbuildmat.2014.08.085

Nwakaire, C. M., Yap, S. P., Yuen, C. W., Onn, C. C., Koting, S., & Babalghaith, A. M. (2020). Laboratory study on recycled concrete aggregate based asphalt mixtures for sustainable flexible pavement surfacing. Journal of Cleaner Production, 262, 121462. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2020.121462

Pereira, L. M. G., & Janssen, L. L. F. (1999). Suitability of laser data for DTM generation : a case study in the context of road planning and design.

Rondonuwu, F. (2013). Pengaruh Sifat Fisik Agregat Terhadap Rongga Dalam Campuran Beraspal Panas. Jurnal Sipil Statik.

Simanjuntak, E. P., Muiz, Z. A., Sipil, D. T., Utara, U. S., Perpustakaan, J., Kampus, N., & Medan, U. S. U. (2010). STUDI PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI FILLER SEMEN , SERBUK BENTONIT , dan ABU TERBANG BATUBARA TERHADAP KARAKTERISTIK ( AC-BASE ). 1–10.

Suaryana, N., Susanto, I., Ronny, Y., & Sembayang, I. R. (2018). Evaluasi Kinerja Campuran Beraspal dengan Bitumen Hasil Ekstraksi Penuh dari Asbuton. Media Komunikasi Teknik Sipil, 24(1), 62. https://doi.org/10.14710/mkts.v24i1.18175

Sugiyanto, G. (2017). Marshall test characteristics of asphalt concrete mixture with scrapped tire rubber as a fine aggregate. Jurnal Teknologi, 79(2), 55–64. https://doi.org/10.11113/jt.v79.6965

Tarigan, G. (2019). Pengaruh Penggunaan Agregat Alam pada Campuran Aspal Beton terhadap Marshall Properties. 170–173.

Thanaya, I. N. A., Puranto, I. G. R., & Nugraha, I. N. S. (2016). Studi Karakteristik Campuran Aspal Beton Lapis Aus (AC-WC) Menggunakan Aspal Penetrasi 60/70 dengan Penambahan Lateks. Media Komunikasi Teknik Sipil, 22(2), 77. https://doi.org/10.14710/mkts.v22i2.12875

Uzun, S., & Terzi, S. (2012). Evaluation of andesite waste as mineral filler in asphaltic concrete mixture. Construction and Building Materials, 31, 284–288. https://doi.org/10.1016/j.conbuildmat.2011.12.093

Widojoko, L., & Purnamasari, P. E. (2012). Study the Use of Cement and Plastic bottle Waste as Ingredient Added to the Asphaltic Concrete Wearing Course. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 43, 832–841. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2012.04.158

Ziari, H., Amini, A., & Goli, A. (2020). The effect of different aging conditions and strain levels on relationship between fatigue life of asphalt binders and mixtures. Construction and Building Materials, 244, 118345. https://doi.org/10.1016/j.conbuildmat.2020.118345

Ziari, H., Nasiri, E., Amini, A., & Ferdosian, O. (2019). The effect of EAF dust and waste PVC on moisture sensitivity, rutting resistance, and fatigue performance of asphalt binders and mixtures. Construction and Building Materials, 203, 188–200. https://doi.org/10.1016/j.conbuildmat.2019.01.101

Zou, G., Zhang, J., Liu, X., Lin, Y., & Yu, H. (2020). Design and performance of emulsified asphalt mixtures containing construction and demolition waste. Construction and Building Materials, 239, 117846. https://doi.org/10.1016/j.conbuildmat.2019.117846




DOI: https://doi.org/10.30736/cvl.v5i2.493

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Civilla : Jurnal Teknik Sipil Universitas Islam Lamongan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed By :

 

Editorial Office :

Civilla : Jurnal Teknik Sipil Universitas Islam Lamongan

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.