Analisis Perilaku Seismik Gedung Baja Dengan Variasi Bresing Konsentrik Menggunakan Beban Gempa Respons Spektrum

Authors

  • Agus Triyono POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA
  • Siti Fatimah Politeknik Penerbangan Surabaya
  • Linda Winiasri Politeknik Penerbangan Surabaya
  • Fahrur Rozi Politeknik Penerbangan Surabaya
  • Ranatika Purwayudhaningsari Politeknik Penerbangan Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30736/jt.v18i2.1737

Keywords:

bresing konsentrik, perpindahan, simpangan antar lantai, gaya geser dasar

Abstract

Indonesia berada pada zona seismik aktif sehingga struktur bangunan bertingkat harus dirancang dengan sistem penahan gaya lateral yang efisien. Penelitian ini menganalisis perilaku seismik gedung baja 12 lantai dengan lima konfigurasi bresing konsentrik yaitu diagonal (BrDg), X (BrX), V (BrV), V terbalik  (BrA), dan K (BrK). Analisis dilakukan menggunakan metode linear dinamik respon spektrum berdasarkan pada SNI 1726:2019, sedangkan pembebanan gravitasi berdasarkan SNI 1727:2020. Pemodelan struktur dilakukan menggunakan elemen rangka baja WF mutu BJ 41 dengan asumsi kondisi tanah lunak (SE) dan lokasi gempa Kota Padang. Parameter utama yang dievaluasi meliputi periode getar alami, gaya geser dasar, perpindahan maksimum puncak struktur (top displacement), dan simpangan antar lantai. Hasil analisis menunjukkan bahwa variasi bresing memberikan pengaruh signifikan terhadap kekakuan lateral dan respons dinamik struktur. Bresing V terbalik (BrA) menghasilkan periode getar alami paling rendah (T = 1,73 detik arah X dan 1,68 detik arah Y) sehingga memberikan kekakuan efektif tertinggi. Model BrA juga menghasilkan gaya geser dasar terbesar (3.335–3.385 kN), mengindikasikan kapasitas yang lebih baik dalam memikul gaya seismik. Pada parameter perpindahan dan simpangan antar tingkat, BrA menunjukkan nilai paling kecil dibandingkan model lainnya dan seluruh tipe bresing memenuhi batas drift ijin Δa = 80 mm. Temuan ini menunjukkan bahwa konfigurasi bresing V terbalik merupakan tipe paling efisien dalam meningkatkan stabilitas lateral struktur baja terhadap beban gempa. Kontribusi penelitian ini adalah perbandingan langsung lima konfigurasi bresing pada satu model gedung baja 12 lantai yang konsisten. Pada kondisi analisis linear yang ditinjau, bresing V terbalik memberikan respons lateral global paling kaku.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdulhameed, A. Z., Ahmed, M. A., & Karim, A. A. (2023). The Impact of Bracing System Distribution and Location on Seismic Performance Enhancement of Multi-Story Steel Buildings. Mathematical Modelling of Engineering Problems, 10(5), 1833–1841.

Anastasia, F., Saputro, A. M. E., Lambang, G., & Budi, D. (2024). The Performance Assessment of the Structural Bracing Model for Multi-Story Building. International Journal on Advanced Science Engineering Information Technology, 14(1), 196–204.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. (2026). Katalog Gempa Bumi Signifikan dan Merusak.

Badan Standarisasi Nasional. (1989). SNI 03-1727:1989 Tentang Pedoman Perencanaan Pembebanan Untuk Rumah dan Gedung.

Badan Standarisasi Nasional. (2019). SNI 1726:2019 Tentang Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan nongedung.

Castaldo, P., Tubaldi, E., Selvi, F., & Gioiella, L. (2021). Seismic Performance Of An Existing RC Structure Retrofitted With Buckling Restrained Braces. Journal of Building Engineering, 33(July 2020), 101688. https://doi.org/10.1016/j.jobe.2020.101688

FEMA. (2015). Rapid Visual Screening of Buildings for Potential Seismic Hazards: A Handbook (Nomor January).

Ferraioli, M., Concilio, A., & Molitierno, C. (2023). Seismic Performance Of A Reinforced Concrete Building Retrofitted With Self-Centering Shape Memory Alloy Braces. Procedia Structural Integrity, 44(2022), 974–981. https://doi.org/10.1016/j.prostr.2023.01.126

Ghiasvandan, M., Alirezaei, M., Mirhosseini, S. M., & Zeighami, E. (2022). Experimental And Parametric Study Of A Novel Braced System To Improve Seismic Performance. Structures, 45(September), 229–242. https://doi.org/10.1016/j.istruc.2022.08.120.

H. Chen, K. Zhang, K. Zhou, T. Feng, X. Sun, X. Kuang, Y. Li, Z. W. (2022). Research on Safety Risk Management of a Steel Bracing System. Buildings, 1–21. https://doi.org/https : //doi.org/10.3390/buidings12111977.

Habib, A., Al, A., & Yildirim, U. (2021). Comparative Study Of Base-Isolated Irregular RC Structures Subjected To Pulse-Like Ground Motions With Low And High PGA / PGV ratios. Structure, 31(February), 2020–2021. https://doi.org/https ://doi.org/10.1016/j.istruc.2021.02.021

Kalapodis, N. A., Muho, E. V, & Beskos, D. E. (2022). Seismic Design Of Plane Steel MRFS , EBFS and BRBFS by Improved Direct Displacement-Based Design Method. Soil Dynamics and Earthquake Engineering, 153(October 2021), 107–111. https://doi.org/10.1016/j.soildyn.2021.107111

Mahmoudi, S. N. (2021). Experimental And Analytical Evaluation of The Seismic Performance of Y-Shaped Braces Equipped With Yielding Diagonal Dampers. Journal of Building Engineering, 42(October 2020). https://doi.org/10.1016/j.jobe.2021.102362.

Nasional, B. S. (2020). SNI 1727:2020 Tentang Spesifikasi Untuk Bangunan Gedung Baja Struktural.

Nur, S., Anwar, R., Ernanda, F., Sulton, M., & Anwar, S. A. (2025). Evaluation of Damage Assessment of the High-Rise Building with. International Journal on Advanced Science Engineering Information Technology, 15(1), 196–204.

Opabola, E. A., & Elwood, K. J. (2016). Seismic Performance of Reinforced Concrete Beams Susceptible to Single- Crack Plastic Hinge Behavior. Journal of Structural Engineering.

Palupi, I. R., Raharjo, W., Alfiani, O. D., & Apriyanti, D. (2025). Estimate The Focal Mechanism Of Earthquake In Indonesia By Using 1-D Convolutional Neural Network ( CNN ). Indonesian Journal of Applied Physics (IJAP), 15(2), 424–433.

Renaldy, G. (2023). Analisis Pengaruh Penggunaan Variasi Bresing X dan Bresing V Terhadap Respon Seismik Struktur Bangunan Gedung. Universitas Islam Indonesia.

Sawarkar, S., & Satone, P. S. (2022). To Study and Analyze Effects of Bracing in Design of Building. International Journal For Research in Applied Science and Engineering Technology, 10(April), 2310–2313. https://doi.org/https://doi.org/10.22214/ijraset.2022.41776

Sumaidi, Kartini, W. et al. (2020). Analisa Perbandingan Struktur Baja 3 Lantai Menggunakan System Cbf Dan Ebf Dengan Metode Push Over Analysis. Jurnal Envirotek, 12(2), 75–81.

Susanta, F. F., Pratama, C., Aditya, T., Khomaini, A. F., Wijaya, H., & Abdillah, K. (2019). Geovisual Analytics of Spatio-Temporal Earthquake Data in Indonesia. Journal of Geospatial Information Science and Engineering, 2(2), 185–194.

Zamani, S. M., Vafai, A., Aghakouchak, A. A., & Kazemi, M. T. (2012). Experimental Investigation Of Steel Frames With Single Bays Of Symmetrical Y-Shaped Concentric Bracings. Scientia Iranica, 19(2), 195–210. https://doi.org/10.1016/j.scient.2012.02.006

Zunnoorain, M., & Jaiswal, G. (2022). Diagrid and Bracing System Comparative Structural Performance and Sustainability Concept. International Journal For Research in Applied Science and Engineering Technology, 10(July), 4305–4312. https://doi.org/https://doi.org/10.22214/ijraset.2022.45980.

Downloads

Published

2026-09-21

How to Cite

Agus Triyono, Siti Fatimah, Linda Winiasri, Fahrur Rozi, & Ranatika Purwayudhaningsari. (2026). Analisis Perilaku Seismik Gedung Baja Dengan Variasi Bresing Konsentrik Menggunakan Beban Gempa Respons Spektrum. Jurnal Teknika, 18(2), 245–254. https://doi.org/10.30736/jt.v18i2.1737

Issue

Section

Jurnal teknika

Similar Articles

<< < 1 2 

You may also start an advanced similarity search for this article.